Monday, August 30, 2010

Waktu

Satu hari yang lalu
Engkau mendukungku
Dengan senyumanmu

Satu hari berlalu
Dirimu tetap dirimu
Dan diriku tetap diriku
Walaupun ada yang menghalangiku

Di masa lalu yang indah itu
Hari dimana hidupnya diriku
Hidupnya seluruh perasaanku
Pada semua orang dan dirimu

Tapi itu semua masa lalu
Bukan masa kini milikku

Berakhir sudah hidupku
Sebelum perginya diriku
Ada satu pesan untukmu
Untuk tersenyum kepadaku

Kan kukenang hidupku
Sampai kiamat berlalu
Dan kita bisa bersama selalu

13/03/08 - Gita

Saturday, August 28, 2010

Again - Yui

For your information, I'm also a fan of Japanese Animes, such as Fullmetal Alchemist Brotherhood. So, here's the lyric from for the first opening, please, do enjoy it ~

Yume no tsuzuki Oikakete ita hazu nano ni
Magarikunetta hosoi michi Hito ni tsumazuku

Ano koro mitai ni tte Modoritai wakejanai no
Nakushite kita sora wo Sagashiteru
Wakattekuremasu you ni Gisei ni natta you na
Kanashii kao wa yamete yo

Tsumi no saigo wa namida janai yo Zutto kurushiku shou tte kunda
Deguchi mienai kanjou meiru ni Dare wo matteru no?
Shiroi no-to ni tsuzutta you ni Motto sunao ni hakidashitai yo
Nani kara Nogaretainda ... Genjitsu tte yatsu

Kanaeru tame ni Ikiterundatte Wasurechai sou na Yoru no manaka
Bunan ni nante Yatterarenai kara ...Kaeru basho mo nai no
Kono omoi wo keshite shimau niwa Mada jinsei nagai desho (I'm on the way)
Natsukashiku naru Konna itami mo kangei jan

Ayamaranakucha ikenai yo ne Ah, Gomen ne
Umaku ienakute Shinpai kaketa mama datta ne

Ano hi kakaeta zenbu Ashita kakaeru zenbu
Junban tsuketari wa Shinaikara
Wakkate kuremasu you ni Sotto me wo tojitanda
Mitakunaimono made Miendamon

Iranai uwasa ni chotto Hajimete kiku hatsugen docchi?
Ni kai attara tomodachi datte? Uso wa yamete ne
Akai ha-to ga iradatsu you ni Karadan naka moeteirunda
Honto wa Kitai shiten no ... Genjitsutte yatsu?

Kanaeru tame ni Ikiterundatte Sakebitaku naru yo Kikoete imasu ka?
Bunan ni nante Yatterarenai kara ...Kaeru basho mo nai no
Yasashisa niwa itsumo kansha shiteru Dakara tsuyoku naritai (I'm on the way)
Susumu tame ni Teki mo mikata mo kangei jan

Dou yatte tsugi no doa Akerundakke? Kangaeteru?
Mou hikikaesenai Monogatari hajimatterunda
Me wo samase Me wo samase

Kono omoi wo keshite shimau niwa Mada jinsei nagai desho?
Yarinokoshiteru koto Yarinaoshite mitai kara
Mou ichido yukou

Nakaeru tame ni Ikiterundatte Sakebitaku naru yo Kikoete imasu ka?
Bunan ni nante Yatterarenai kara ...Kaeru basho mo nai no
Yasashisa niwa itsumo kansha shiteru Dakara tsuyoku naritai (I'm on the way)
Natsukashiku naru Konna itami mo kangei jan

Friday, August 13, 2010

Mosaik Merah Putih

Cipratan darah
Suasana duka
Segala kekhawatiran
Menyelimuti hari pagi

Teriakan merdeka
Pengorbanan nyawa
Pergolakan jiwa
Membatasi hari siang

Merah diatas biru
Merah diatas putih
Merah diatas coklat
Warna kemenangan menyambut

Tubuh tanpa nyawa
Bergelimpangan di segala sudut
Hati yang terikat
Bertebaran di seluruh penjuru

Sudahkah kita berhasil?
Merebut segala penderitaan
Akankah kita bertahan?
Sbagai insan berkah

Merdeka bukan kata
Merdeka adalah tindakan
Perjuangan tanpa akhir
Pengabdian untuk merah putih

Thursday, August 12, 2010

Mesmerising?

There are some things that made me cry, but when I look back at it, it's not that bad, and it's the things that made me smile.
But what do I know? I am just another human, like any other beings, I'm not perfect.
Look at my age, I'm still young, about sixteen or fifteen years old, but I already understand what bitter pain the world resembles.
Look at you, an old woman with sticks holding you up so that you wouldn't fall, still mesmerising about the past, bound by it and cannot move forward.
The generations had changed into a better one, I hope. And maybe, I can prove it, not someone else.
Through my writings, I know what life is like, little by little, slow but surely, the future is in my hand.

Monday, August 9, 2010

Jardin

Embun pagi yang indah
Menyapa mentari yang bersinar
Bersama warna-warni yang berterbangan
Dengan pohon yang berdansa

Senyuman peri menghiasi biru
Mengiringi awan putih
Saat tentara hitam berbaris
Mencari kehidupan bersama-sama

Tak ada rasa khawatir
Tak ada rasa benci
Tak ada rasa iri
Tak ada rasa marah

Hanya kebahagiaan menyelimuti hati
Membuat senyuman terukir bebas
Dalam laut penuh kasih
Di atas gunung ketenangan

Hidup dalam harmoni
Beragam warna penghias langit
Lukisan yang tak berpigura
Milik hati semuanya




Selamat datang di Jardin
Keranjang harapan semua orang
Taburan mimpi anak-anak
Taman tanpa batas khayal

Tenangkan hati yang terdalam
Memasuki sunyi yang pekat
Bebaskan imajinasi masa depan
Tanpa keraguan menghalangi

Inilah taman penuh kebebasan
Jadi apapun yang diinginkan
Dengan rintangan sesuka hati
Hanya imbalan yang berharga

Disinilah harta karun ditemukan
Disinilah cita-cita tercapai
Disinilah beban tidak berarti
Hati putih yang terjernih

Kemarilah,
Masuk dalam taman Jardin